Kepala BNN : Anggota main main dengan Narkoba, Saya Tembak

Palu | Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom menyampaikan peringatan keras terhadap oknum aparat yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Marthinus menegaskan tidak ada kompromi bagi pengkhianat di tubuh BNN.

“Kalau ada anggota saya yang main-main dengan narkoba, lebih baik saya tembak!” tegas Kombes Pol Marthinus Hukom di hadapan mahasiswa di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (22/7/2025). Bukan lalu. Kamis 22 Agustus 2025.

Baca Juga:  Markas Sabung ayam di Siwalan, Kecamatan Panceng di Gerebek Polisi

Marthinus menyebut keterlibatan aparat dalam jaringan narkoba sebagai ancaman serius, karena mereka memahami sistem hukum dan bisa memanipulasi penyidikan.

“Mereka itu benteng pertahanan bangsa. Kalau bentengnya jebol, sistem akan runtuh,” ujarnya.

Karena itu, ia menyerukan agar hukum terhadap aparat yang menyalahgunakan wewenang lebih berat dibandingkan pelaku sipil biasa.

Baca Juga:  Cafe RD Trowulan Jejer BRI Bulan Puasa Ramadan 1446 Hijriah 2025 beroperasi

Kuliah umum ini tidak hanya membahas penindakan, tapi juga pencegahan sejak dini. Marthinus menekankan pentingnya peran mahasiswa dan generasi muda sebagai agen perubahan.

“Mahasiswa punya nalar kritis, dan harus jadi agen moral untuk memutus mata rantai narkoba dari hulunya,” katanya.

Ia menyebut kelompok usia 15–25 tahun sebagai yang paling rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Oleh sebab itu, pendidikan dan penyuluhan di kampus menjadi salah satu strategi nasional dalam pencegahan.

Baca Juga:  Usai Menghentikan Kasus Mujiono Polres Tuban Amankan truk tengki PT. Trisaka Adi Rajasa Nopol L 9716 UA kapasitas 8000 liter

Marthinus menegaskan, proses rekrutmen anggota BNN dilakukan melalui mekanisme ketat, bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan institusi kepolisian.

Ia menjelaskan pengawasan internal terus diperkuat guna menjaga integritas personel BNN, termasuk evaluasi berkala terhadap anggota. (Rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *