Pojok Pustaka di Satpas 1421, Inovasi Satlantas Polrestabes Semarang Hadirkan Layanan Humanis dan Edukatif

Jatimtv.com

Semarang – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Satlantas Polrestabes Semarang terus berinovasi menghadirkan suasana yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu inovasi menarik yang kini menjadi sorotan adalah hadirnya “Pojok Pustaka” di area Pelayanan SIM Satpas 1421.

Fasilitas ini menyediakan tempat khusus bagi pemohon SIM untuk membaca buku sambil menunggu giliran pelayanan. Dengan adanya Pojok Pustaka, masyarakat dapat mengoptimalkan waktu tunggu sekaligus menambah wawasan melalui koleksi buku yang beragam.

Baca Juga:  Arena Judi Sabung ayam di Kampung Panruru, Desa Punranga, Kecamatan Ma'rang, Pangkep akhirnya di Gerebek Polisi

Menurut Kanit Regident Polrestabes Semarang AKP Widiastuti, pojok pustaka ini merupakan wujud komitmen pelayanan prima yang tidak hanya cepat dan transparan, tetapi juga humanis serta edukatif.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat. Sambil menunggu antrean, mereka bisa membaca buku, menambah pengetahuan, dan tentunya tidak merasa jenuh,” ujarnya.

Buku-buku yang disediakan mencakup berbagai tema, mulai dari hukum lalu lintas, motivasi, hingga bacaan umum dan hiburan ringan. Lokasinya pun dibuat strategis, berada di sudut ruang pelayanan SIM yang mudah dijangkau oleh para pemohon.

Baca Juga:  Polda Sulsel diminta Ungkap Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi jenis Solar

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi, S.H., M.H., menambahkan bahwa inovasi seperti Pojok Pustaka ini menjadi bagian dari komitmen Satlantas dalam membangun citra pelayanan Polri yang ramah dan mendidik.

Baca Juga:  Enam Pelaku 303 Judi Sabung Ayam Masuk Bui

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mengurus SIM tidak harus membosankan. Pelayanan publik bisa tetap profesional, humanis, dan edukatif,” ungkapnya.

Dengan kehadiran Pojok Pustaka ini, Satpas 1421 Satlantas Polrestabes Semarang tak hanya menjadi tempat pelayanan administrasi, tetapi juga ruang literasi yang mendukung tumbuhnya budaya baca di tengah masyarakat. Sebuah langkah sederhana yang membawa dampak besar bagi peningkatan mutu pelayanan publik.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *